Hadiri Kegiatan Performance, Kadis Dikbud Akui BMS Salah Satu Sekolah Terbaik di Kota Kupang

Kolase foto kegiatan end year performance Buoyant Montessori School dan Kadis Dikbud Kota Kupang Dumuliahi Djami. (Foto: Bate)

Kupang, KN – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang Dumuliahi Djami mengakui, bahwa Buoyant Montessori School (BMS) adalah salah satu sekolah terbaik di Kota Kupang.

Hal ini disampaikan Dumuliahi Djami, usai menghadiri kegiatan performance yang ditampilkan oleh sejumlah siswa siswi Buoyant Montessori School (BMS) di Hotel Kristal, Jumat 15 Desember 2023.

“Ini adalah salah satu dari beberapa sekolah terbaik di Kota Kupang,” ujar Dumuliahi Djami kepada wartawan.

Ia menerangkan, apa yang ditampilkan siswa dalam kegiatan performance merupakan aksi unjuk seni yang layak diapresiasi.

“Ini sesuai dengan Kurikulum Merdeka, sehingga anak-anak diberikan kebebasan untuk menggali bakat di bidang seni, olahraga, menyanyi, menari, dan drama,” jelasnya.

Kadis Dikbud Kota Kupang juga menilai guru dan kepala sekolah Buoyant Montessori School termasuk orang-orang kreatif, sehingga performance yang ditampilkan oleh anak-anak sangat bagus.

“Kalau ada yang keliru, namanya saja anak-anak. Besok lusa mereka akan tampilkan yang lebih bagus lagi. Yang penting mereka berani tampil di atas panggung dan ditonton oleh begitu banyak orang,” tegas Dumuliahi Djami.

Ia menyampaikan apresiasi kepada BMS, karena menurutnya, meski bukan berstatus sebagai sekolah inklusi, namun BMS bisa menerima dan mengajar anak-anak yang berkebutuhan khusus dengan penuh kasih sayang.

BACA JUGA:  Badan Pengurus HMPS Ilmu Komunikasi UNWIRA Periode 2022/2023 Resmi Dilantik

Dumuliahi berharap standar pendidikan yang sudah diterapkan di BMS tetap dipertahakan dan ditingkatkan.

“Kita berharap dengan penampilan yang bagus ini, ada orang tua-orang tua yang menyekolahkan anak-anaknya di sekolah ini,” ucapnya.

Direktur Buoyant Montessori School Aprinoet Selfani, S.Pd menyampaikan, End Year Performance merupakan ajang menggali bakat anak-anak didik BMS dari tingkat TK, SD hingga SMP.

“Kita ingin mengetahui sampai sejauh mana perkembangan potensi anak-anak, kita ingin membuat anak lebih percaya diri tampil di depan umum, kita ingin memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk tampil di pentas besar, bukan hanya di depan orang tua, tetapi juga di depan umum,” ujar Aprinoet kepada media ini.

Ia menyebut, End Year Performance adalah momentum yang sangat bagus, dan hal positif ini akan terus dipertahankan dengan beberapa metode dan kurikulum.

“Tahun ini temanya adalah Bloom Where You Are Planted, mungkin next time atau waktu lainnya mungkin kita akan mengganti tema yang lainnya yang berhubungan dengan perkembangan anak,” pungkasnya. (*)