“Tentu makin simpel, dan makin singkat waktu yang dibutuhkan untuk pekerjaan-pekerjaan yang sifatnya tata kelola keuangan. Mudah-mudahan dengan moderenisasi dan digitalisasi ini, waktu-waktu yang dibutuhkan lebih efisien,” tandasnya.
Bupati Kupang Korinus Masneno mengatakan, meskipun Kabupaten Kupang diterpa bencana Seroja dan Covid-19, tetapi dalam kondisi keuangan yang sulit, Pemkab Kupang masih menambah sahamnya kepada Bank NTT kurang lebih Rp25 Miliar.
“Ketika saya masuk, saham kita di Bank NTT itu Rp98 Miliar. Hari ini saham kita yakni pemerintah Kabupaten Kupang di Bank NTT itu sudah kurang lebih Rp125 Miliar,” ujar Korinus Masneno.
Ia menjelaskan penerapan KKPD akan membantu pemerintah Kabupaten Kupang, untuk melaksanakan transaksi kegiatan pembangunan yang lebih mudah, dan cashless atau digital.
“Ke depan semua transaksi akan dilakukan secara digital, sehingga mencegah adanya kehilangan uang di dalam proses transaksi. Lebih mudah juga kita dalam rangka membuat pertanggungjawaban karena semuanya sudah digital,” ungkap Korinus Masneno.



Tinggalkan Balasan