Sejarah juga telah membuktikan, bahwa banyak peradaban dan bangsa-bangsa di dunia yang hancur, akibat rusaknya akhlak mulia dari para pemimpin dan masyarakatnya.
“Saya turut berbangga dan berterima kasih kepada Universitas Citra Bangsa, karena pada hari ini melepas outputnya dengan sangat percaya diri, bisa eksis, bisa bersaing dan bisa mandiri,” ungkapnya.
Ayodhia berharap agar di masa mendatang, Universitas Citra Bangsa Kupang semakin berjaya, semakin unggul dalam mencetak ilmuwan yang handal dan profesional.
Ia juga berharap agar para wisudawan dapat terus menjaga nama baik almamater, kapanpun dan dimanapun saudara-saudara berada.
“Sebagai manusia yang baru di era milenial ini, para alumni UCB Kupang harus siap bersaing, tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga dalam persaingan secara global dan memiliki kecakapan intelektual, profesionalisme dan spiritualisme,” tegas Ayodhia Kalake.
Di akhir sambutannya, putra Adonara ini mengajak seluruh masyarakat Nusa Tenggara Timur, untuk mempererat tali persaudaraan untuk terus bekerja lebih cerdas dan lebih keras lagi, memajukan Nusa Tenggara Timur, dalam semangat NTT Maju dan Sejahtera. (*)







Tinggalkan Balasan