Ia juga mengungkapkan bahwa, usai bertemu dengan para tokoh agama sore tadi, dirinya menerima sejumlah masukan, dan ada isu-isu yang harus ditangani segera, jika tidak mau NTT terpuruk. “Sudah waktunya kita sama-sama bergandengan tangan untuk menuju sebuah target yang sama,” pintanya.

Di hadapan para tokoh agama dan tokoh masyarakat Lamaholot, Ayodhia mengaku tidak pernah bermimpi untuk menjadi Penjabat Gubernur, apalagi di NTT.

“Tapi kalau saya flashback, alm. ayah saya H. Kalake itu pernah titip pesan. Tolong majukan suku. Tolong suku diperhatikan. Jadi mungkin Tuhan memberikan sesuatu yang lebih luas lagi. Tidak hanya suku, tetapi Provinsinya,” tandasnya.

Tokoh masyarakat Lamaholot di Kupang Yahidin Umar dalam sambutannya menyatakan, masyarakat Lamaholot mendukung penuh kepemimpinan Pj Gubernur NTT Ayodhia Kalake.

Hadir juga sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemprov NTT, tokoh agama, dan tokoh masyarakat Lamaholot yang ada di Kota Kupang. (*)