Ia menyampaikan, Bank juga perlu meningkatkan penerapan manajemen risiko khususnya terhadap risiko-risiko baru yang timbul antara lain risiko pasar, risiko nilai tukar, risiko operasional, dan risiko lainnya, serta menetapkan langkah mitigasi yang tepat untuk mengurangi potensi kerugian di kemudain hari.
“Pelaksanaan berbagai kegiatan tersebut juga perlu didukung oleh sarana dan infrastruktur yang andal, khususnya sumber daya manusia yang kompeten, sehingga dapat memenuhi slogan Bank NTT yang sangat kita kenal, yaitu “Melayani Lebih Sungguh”,” tegasnya.
Lebih lanjut ia menyatakan, seluruh rencana tersebut hanya akan dapat berjalan secara efektif apabila terdapat kesadaran terhadap pentingnya kolaborasi, kerja sama, dan koordinasi yang baik, serta persamaan perspektif dan tujuan, baik oleh manajemen mapun seluruh pegawai Bank NTT.
Sampai dengan posisi Juli 2023, rentabilitas bank, masih belum menunjukan kinerja yang optimal apabila dibandingkan dengan rata-rata bank peer group.
Rasio ROA tercatat sebesar 0,85%, lebih rendah dibandingkan rata-rata peer group sebesar 1,97%. Sedangkan rasio BOPO tercatat sebesar 92,61%, lebih rendah dibandingkan rata-rata peer group sebesar 78,49%.





Tinggalkan Balasan