Semuel Haning menyatakan, langkah pemerintah Provinsi NTT yang mewacanakan perdamaian dengan PT SIM, dinilai tidak konsisten dengan perkara yang sedang dihadapi.
“Sudah tidak konsisten. Sudah di akhir baru (mau berdamai). Ada ketakutan apa? Saya orangnya konsisten. Kalau mau maju, maju sampai akhir,” tandas Semuel Haning.
Ia meminta agar pemerintah Provinsi NTT lebih bijak dalam menghadapi perkara guagatan PT SIM. Menurutnya, marwah pemerintah harus dijaga dan bersama-sama dengan PT Flobamor menghadapi sidang sampai putusan. (*)
Halaman



Tinggalkan Balasan