Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi NTT Kosmas D. Lana menyampaikan, pemerintah provinsi NTT menyambut baik penerapan program SKALA di NTT.

“Beberapa indikator makro kita belum masuk dalam 10 besar nasional. Karena itu, pihak AUSAID melihatnya dalam skala yang lebih besar sebagai salah satu hal yang perlu diperhatikan,” ujarnya.

Sekda NTT menyampaikan, lewat program ini pemerintah tidak memberikan uang, tetapi memberikan pengetahuan dan ilmu untuk ASN di NTT, agar beberapa indikator makro bisa setara dengan Provinsi lain.

“Misalnya IPM, kemiskinan, dan indikator-indikator yang membentuk angka komposit di dalam IPM itu. Juga nanti di aspek-aspek lain untuk meningkatkan tingkat partisipasi perempuan juga gender. Kita akan mendapat bekal ilmu dari SKALA kepada sesama kita di pemerintahan,” tegasnya.

Ia berharap dengan kerja sama bersama SKALA ini, maka indeks pembangunan manusia NTT bisa meningkat ke angka 70 sampai 71.

Sementara itu, staf khusus Gubernur NTT Dina Noya berharap agar program SKALA ke depan bisa melibatkan kaum disabilitas sebagai subjek pembangunan.