“Sehingga mereka bisa mengikuti ajang Pra PON tahap II di Kota Kupang pada bulan Oktober 2023 mendatang,” jelasnya.

Ia menambahkan, untuk bisa berpartisipasi di ajang Pra PON 2023, Pertina NTT mendapat dukungan dari pemerintah Provinsi NTT dan KONI. Karena itu, Ketua Pertina NTT Samuel Haning berharap KONI terus memberikan dukungan terhadap tinju dan cabang olahraha lainnya.

“Kita berharap bahwa KONI jangan berhenti memberikan dukungan biaya terhadap pengembangan prestasi. Bukan hanya tinju saja, tetapi semua cabang olahraga yang menjadi prioritas pemerintah Provinsi NTT,” tandasnya.

Pelatih atlet tinju Pra PON Hermensen Ballo menyampaikan, para atlet yang mewakili NTT adalah anak-anak NTT dari berbagai Kabupaten/Kota, yang lolos seleksi untuk mewakili NTT ke Pra PON Makasar.

“Kita persiapan 1 bulan. Sebelumnya, mereka juga sudah persiapan di daerah masing-masing. Kita berusaha untuk sebanyak-banyaknya lolos ke PON,” ungkap Hermensen Ballo.

Ia menambahkan, atlet dari NTT merupakan atlet terbaik yang diseleksi dari ajang Porprov, Kejurda, kejuaraan olahraga lainnya, serta seleksi terakhir yang dilaksanakan di kampus UPG 1945 Kupang.