Kupang, KN – Ketua Pertina NTT Dr. Semuel Haning, SH, MH, melepas 12 atlet, manajer dan pelatih cabang olahraga tinju untuk bertanding di Pra PON Makasar, Sulawesi Selatan.

Total perwakilan NTT untuk cabang olahraga tinju di ajang Pra PON 2023 berjumlah 17 orang, yang terdiri dari 12  petinju, 1 manajer, dan 4 pelatih.

Kegiatan pelepasan atlet, manajer dan pelatih cabang olahraga tinju untuk bertanding di GOR Spor Hall Makasar ini, berlangsung di Sasando International Hotel Kupang, Rabu 19 Juli 2023.

Ketua Pertina NTT Dr. Semuel Haning, SH., MH, mengatakan, Pertina NTT tidak memberikan target khusus kepada para atlet, manajer, dan pelatih.

Namun ia berharap para atlet bisa memberikan yang terbaik, sehingga mereka bisa mengharumkan nama NTT di ajang PON 2024 di Aceh dan Medan.

“Pada intinya target kita itu adalah PON 2024 di Aceh dan Medan. Saya percaya, manajer dan pelatih bisa menangani para atlet ini sesuai harapan,” ujar Semuel Haning kepada wartawan usai pelepasan para atlet.

Semuel juga menegaskan, dirinya ingin agar para atlet yang mewakili NTT dalam Pra PON 2023, sebanyak-banyaknya bisa lolos babak kualifikasi.

“Sehingga mereka bisa mengikuti ajang Pra PON tahap II di Kota Kupang pada bulan Oktober 2023 mendatang,” jelasnya.

Ia menambahkan, untuk bisa berpartisipasi di ajang Pra PON 2023, Pertina NTT mendapat dukungan dari pemerintah Provinsi NTT dan KONI. Karena itu, Ketua Pertina NTT Samuel Haning berharap KONI terus memberikan dukungan terhadap tinju dan cabang olahraha lainnya.

“Kita berharap bahwa KONI jangan berhenti memberikan dukungan biaya terhadap pengembangan prestasi. Bukan hanya tinju saja, tetapi semua cabang olahraga yang menjadi prioritas pemerintah Provinsi NTT,” tandasnya.

Pelatih atlet tinju Pra PON Hermensen Ballo menyampaikan, para atlet yang mewakili NTT adalah anak-anak NTT dari berbagai Kabupaten/Kota, yang lolos seleksi untuk mewakili NTT ke Pra PON Makasar.

“Kita persiapan 1 bulan. Sebelumnya, mereka juga sudah persiapan di daerah masing-masing. Kita berusaha untuk sebanyak-banyaknya lolos ke PON,” ungkap Hermensen Ballo.