Direktur SUPD 3 Wahyu Suharto, S.E. M.PA mewakili Kemendagri memberikan catatan yang sangat baik untuk acara ini.

“Pendidikan itu menjadi urusan yang wajib, dengan Bapak-Bapak Bupati hadir di sini, itu menjadi bukti bahwa Bapak-Bapak peduli dan serius dengan pendidikan anak-anak. Tapi saya sampaikan juga, acara ini sebaiknya tidak hanya di sini, tetapi terjadi juga di Papua. Sebab, investasi Pendidikan adalah investasi yang tak ternilai,” ujar Wahyu Suharto.

 Harapan tersebut juga sejalan dengan pernyataan Dr. Sutanto, S.H., M.A., Sekretaris Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud yang juga memberikan pidato sambutan pada acara ini.

“Pendidikan kita masih punya banyak PR. Terutama dari sisi akses pendidikan. Siswa yang menyelesaikan Pendidikan hingga ke tingkat SMA itu masih kurang dari 100% di beberapa daerah. Sementara dari sisi kualitas, itu juga masih kurang. Nilai PISA kita masih di bawah rata-rata dalam kemampuan membaca, matematika dan sains. Atas dasar itu, Kemendikbud mengeluarkan kebijakan merdeka belajar sebagai langkah untuk melakukan reformasi pendidikan. Dari semua kegiatan yang telah saya lihat hari ini, Sekolah Genius telah berupaya untuk merealisasikan kebijakan merdeka belajar dengan baik,” jelasnya.