“Kami sangat bersemangat untuk mengikuti praktikum irigasi ini di Bendungan Wae Sele, Kami berharap pengalaman ini akan memberikan wawasan yang lebih dalam mengenai pentingnya pengelolaan irigasi yang baik dalam pertanian, serta dampak positifnya terhadap produktivitas tanaman,” ucap Dewi.
Antonius Walfino Teja,S.T.,M.T., dosen mata kuliah Irigasi dan Drainase di UNIKA St. Paulus Ruteng, mengungkapkan, Praktikum irigasi merupakan bagian penting dalam pembelajaran mahasiswa Agronomi.
Melalui pengalaman langsung di lapangan, mereka dapat menerapkan konsep dan teori yang telah dipelajari dalam kelas serta memahami kompleksitas pengelolaan irigasi secara praktis.
“Selama praktikum, mahasiswa juga diberikan kesempatan untuk terlibat dalam kegiatan praktis seperti pengukuran debit air di Bangunan utama dan saluran bagi serta pengamatan langsung terhadap daerah irigasi setempat,” ujarnya.
“Mahasiswa akan diberi panduan oleh dosen pengampu mata kuliah serta praktisi lokal yang memastikan mereka mendapatkan pemahaman yang baik tentang pengelolaan irigasi,” sambungnya.



Tinggalkan Balasan