Bisnis  

Bank NTT Ruteng Sudah Salurkan Kredit Merdeka Rp1,3 Miliar Kepada 302 Debitur

Kredit Mikro Merdeka itu merupakan inisiasi Gubernur NTT, OJK, bersama Bank NTT, guna membebaskan masyarakat NTT dari rentenir.

Penyerahan secara simbolis bantuan bibit holtikultura dari Dirut Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho kepada wirausahawan mandiri di Kabupaten Manggarai. (Foto: Yhono Hande)

Ruteng, KN – Terhitung Per April 2023 total penyaluran Kredit Mikro Merdeka pada 23 Kantor Cabang Bank Pembangunan Daerah (BPD) Nusa Tenggara Timur (NTT) atau Bank NTT adalah sebesar Rp51.025.407.500 dengan jumlah debitur 7.590.

Khusus Bank NTT Kantor Cabang Ruteng, total penyaluran Kredit Mikro Merdeka yang telah diberikan adalah sebesar Rp1.372.887.500 kepada 302 debitur.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, melalui Kepala Bank NTT Cabang Ruteng, Romi Radjalangu usai penyerahan Kredit Mikro Merdeka dan penyerahan bibit Hortikultura kepada sejumlah warga di wilayah Desa Kajong, Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai, NTT yang bertempat di aula paroki St. Maria Imaculata Wae Kajong.

Acara bincang-bincang ini bertajuk “NTT Bangkit Menuju Masyarakat Sejahtera Dalam Bingkai NKRI” bersama Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat dengan sejumlah warga masyarakat, Minggu 14 Mei 2023 sore.

Romy juga menjelaskan bahwa Kredit Mikro Merdeka itu merupakan inisiasi Gubernur NTT, OJK, bersama Bank NTT, guna membebaskan masyarakat dari rentenir.

“Nah, itu maksimal kreditnya 5 (lima) juta, mulai dari lima ratus ribu,” kata Romi kepada Koranntt.com.

Ia menjelaskan, Kredit Mikro Merdeka memang sengaja dihadirkan bagi mereka yang ingin agar usahanya lebih cepat bangkit dan bersaing dengan usaha lainnya di era sulit ini.

BACA JUGA:  Anakalang Makin Maju, Siap Bersaing di Festival Desa Binaan Bank NTT

Dan, yang menarik dari jenis kredit ini adalah, diperuntukkan bagi warga yang sudah memiliki usaha, akan diberi modal awal Rp5 Juta, tanpa anggunan, tanpa bunga, dan tanpa rentenir.

Selain itu, setiap pelaku usaha benar-benar merdeka dalam menjalankan usahanya tanpa takut didatangi oleh tengkulak, dengan bunga harian yang mencekik.

Sementara itu, Dominika Hedis warga asal Desa Sambi, Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai mengaku bahwa dirinya mendapat Rp5.000.000.

Uang tersebut akan digunakan untuk mengembangkan usahanya yang saat ini sedang ia rintis.

“Saya punya untuk kembangkan kios,” ujarnya.

Senada, Floriana Senau. Warga Desa Sambi itu juga mengaku bahwa pihaknya menggunakan uang Kredit Mikro Merdeka itu untuk kembangkan kiosnya yang sedang ia rintis selama ini.

“Saya punya juga untuk tambah modal kios yang saya jalani selama ini. Saya punya dapat Rp5.000.000 juga,” bebernya

Untuk diketahui, penyerahan Kredit Mikro Merdeka Bank NTT disaksikan oleh ribuan tamu undangan, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, Wakil Bupati Manggarai Heribertus Ngabut, dan didampingi oleh Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho. (*)