“Kawasan ini sesungguhnya sejak awal diinisiasi, dirancang, dikerjakan secara baik oleh Pemerintah dan berkerjasama dengan masyarakat sehingga biaya pembangunannya tidak terlalu besar,” kata Bupati Masneno.

Dikatakannya, fasilitas pendukung yang dibangun di kedua tempat tersebut, dikerjakan dengan biaya sekitar Rp2 Miliar. Padahal jika menggunakan jasa dari luar, bisa memakan biaya yang lebih besar.

“Banyak tawaran dari tenaga profesional luar dengan biaya yang tinggi, tapi masyarakat nyatakan sanggup untuk mendukung dan membangun. Ternyata hasilnya baik, biaya yang dikeluarkan pun kembali kepada masyarakat itu sendiri ,” ungkapnya.

Atas nama Pemkab Kupang, Bupati Korinus Masneno mengucapkan terima kasih atas semangat masyarakat setempat, yang secara gotong royong membangun, menata dan mengerjakan lokasi wisata ini menjadi lebih baik.

Ia mengajak masyarakat dari dalam dan luar Kabupaten Kupang untuk datang dan berwisata di kawasan wisata Fatubraun dan Pantai Teres.

Berbagai fasilitas pun sudah disiapkan, baik dari lopo-lopo untuk istirahat, aula pertemuan dengan kapasitas besar, restaurant, 2 buah kolam renang, kamar menginap, serta keindahan lokasi yang tertata tanaman bougenville sepanjang 100 meter sepanjang bibir pantai.