Ia kemudian mencontohkan sistem budidaya kedelai yang saat ini sudah berjalan di Kajong Reok Barat. Mulanya dimulai dengan pelatihan dan Bimtek, kemudian mengundang of taker. Sehingga kini harganya jauh lebih besar dan tentu saja berdampak baik pada ekonomi masyarakat.
“Persoalan-persoalan masyarakat ini kita harus selesaikan. Untuk mereka sendiri diselesaikan tidak mungkin karena mereka tidak paham tentang kebijakan tetapi mereka punya niat untuk berusaha di bidang pertanian. Salah satunya adalah vanili ini,” katanya.
Ia kemudian berharap dengan pelatihan dan Bimtek lalu dilanjutkan dengan pendampingan, dapat memastikan hasil produksi pertanian vanili mejadi lebih baik.
Hasil yang dengan kualitas yang baik akan meningkatkan nilai tawar di pasar dan berdampak pada kenaikan harga. Harga mahal, masyarakat menjadi puas dan dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi.
“Lalu nanti kita mendatangkan of taker yang akan membuat petani mendapatkan harga yang pasti. Artinya bukan lagi harga yang tengkulak tawarkan tetapi memang harga dari of taker atau dari pihaknya pabrik langsung menentukan,” pungkasnya.







Tinggalkan Balasan