“Ke depan, selain memberikan bantuan, usaha-usaha UMKM khusus Kelor yang bisa berguna bagi anak-anak penderita Stunting, terus kita bina dan kita kembangkan,” jelasnya.
Direktur TI dan Operasional Bank NTT berharap adanya dukungan dari masyarakat, untuk mengkonsumsi makanan bergizi, guna mengurangi risiko Stunting.
“Butuh kerja sama dan kesadaran dari masyarakat, untuk mengkonsumsi makanan yang bergizi seperti Kelor, serta makanan lainnya yang berprotein tinggi,” pungkas Hilarius Minggu.
Sementara Penjabat Wali Kota Kupang George Hadjoh mengatakan, Bank NTT punya peran penting bukan saja penanganan Stunting, tapi juga pemberdayaan masyarakat.
“Saya menyampaikan terima kasih, karena Bank NTT begitu luar biasa dalam upaya-upaya bukan saja penanganan Stunting, tapi juga pembangunan dan pembedayaan ekonomi masyarakat NTT khsususnya Kota Kupang yang begitu hebat dan luar biasa. Kita tepuk tangan untuk Bank kebanggaan NTT, melayani lebih sungguh,” ujar George Hadjoh disambut tempu tangan yang meriah dari para tamu undangan.
Pj. Wali Kota Kupang menyampaikan, piagam penghargaan tersebut merupakan bentuk kehormatan kepada semua pihak yang memberikan jiwa dan hati untuk penanganan Stunting.
Ia mengajak semua pihak baik itu ASN, swasta dan perbankan untuk bekerja sama dan berkolaborasi, guna menangani Stunting di Kota Kupang.



Tinggalkan Balasan