Ia mengatakan, Bank NTT Cabang Larantuka memberikan kemudahan layanan pinjaman modal usaha melalui KUR sebesar Rp100 juta. Dari modal tersebut, kini Natalia makin eksis dalam menjalankan beragam usaha.
“Saya punya Rumah Makan dan Toko Pusat Ole-Ole yang menyediakan aneka pangan lokal dari masakan, cemilan khas jagung titi dan mete. Juga ada kopi, biskuit sorgum, minuman herbal,” ujarnya.
Natalia menjelaskan, beragam produk yang dijualnnya sudah memiliki ijin PIRT dan halal. “Memang masih ada beberpa yang sedang berproses ijin halal produk. Kurleb ada 24 produk yang disajikan di toko ole-ole saya, termasuk produk-produk UMKM lainnya. Tersedia juga kain tenun khas Flores Timur Lamaholot, ada dompet tenun dan topi tenun motif khas Flotim,” jelasnya.
Menjelang perayaan Festival Bale Nagi dan Semana Santa, ia mengajak para pesiarah agar berkunjung ke UMKM miliknya. Natalia berharap agar semakin banyak jumlah dana KUR yang diberikan untuk para pelaku UMKM, petani juga nelayan. “Semoga Bank NTT terus berjaya bersama para UMKM yang akan terus bertumbuh bersama Bank NTT,” ujarnya.(LLT/SI/KN)



Tinggalkan Balasan