“Alhamdulillah kolaborasi atau sinergi antara 8 DPD yang menyatukan platform digital sehingga mampu untuk membantu masyarakat khususnya UMKM yang ada di daerah-daerah,” ungkapnya.

Menurutnya, BPD punya tugas khusus untuk bersama-sama membangun rakyat kecil melalui apa yang diterapkan oleh Bank NTT, begitu juga dengan bank-bank lainnya.

Selai itu, untuk platform yang dibahas pada kegiatan tadi, lebih kepada marketplace yang menyatukan nomor induk usaha kemudian ada sertifikasi halal yang online ke pajak. Hal ini juga telah dibuat oleh Bank Jambi.

“Harapan kami memang itu untuk membantu masyarakat lebih khusus tadi itu UMKM. Karena praktisnya kita di situ. Kita tidak main besar, tapi kita hanya lebih fokus ke yang kecil-kecil, karena bank ini didirikan untuk membantu masyarakat kecil,” tutupnya.

Untuk diketahui, kegiatan di Ruteng ini merupakan acara atau kegiatan ke-3 dari rangkaian BPD Group Discussion. Sebelumnya telah dilakukan di Cibitung dengan mengangkat topik Penerapan Digitalisasi BPD, dan Penerapan Standarisasi Digital yang diadakan di Jambi. (*)