“Ada banyak hal yang menjadi catatan untuk diperhatikan. Diantaranya kebersihan toilet dan Kamar mandi. Karena yang hadir mengikuti kegiatan ini orang-orang penting semua,” jelasnya.
Usai membuka festival, kata Rafael, Marsianus Jawa akan diminta naik ke Peledang, sekaligus menjadi LEVA ALEP dan ikut beratraksi bersama masyarakat Desa Lamalera.
“Nanti Peledang di dorong ke laut didampingi tua adat, dan Pak Penjabat Bupati diminta naik ke peledang, sekaligus menjadi LEVA ALEP untuk beratraksi,” ungkapnya.
Melalui festival LEVA ALEP, Rafael meyakini bahwa Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat, khusunya generasi muda di Desa Lamalera bisa dipicu untuk bisa menjadi lebih kreatif.
“Jadi multi efect. Fungsi pendidikan dan budaya jalan disitu. Sementara di sisi lain, generasi muda di didik untuk mencintai budayanya. Artinya mereka harus jaga dan merawatnya,” harap Rafael.
Isu Lingkungan
Ketua Panitia Festival LEVA ALEP Matheus Gilo Bataona mengatakan, masyarakat Lamalera sudah siap dan mendukung festival LEVA ALEP.



Tinggalkan Balasan