Sementara Ketua Bawaslu Provinsi NTT Nonato Da Purificacao Sarmento mengatakan, saat ini pihaknya fokus pada pengawasan partisipasi, dengan melibatkan stakeholder dengan cara melakukan edukasi pengawasan pemilu.
“Kalau ada pelanggaran yang terjadi bisa langsung dilaporkan kepada Bawaslu. Selain itu kami juga melakukan edukasi kepada pemilih pemula dan juga kaum disabilitas,” ungkapnya.
Ia mendukung langkah Gubernur NTT yang akan mengupayakan agar masa kerja tenaga kontrak diperpanjang. Hal ini agar pegawai di Sekretariat Bawaslu di seluruh Kabupaten/Kota se-NTT, tidak dipindahkan, mengingat hal itu akan mempengaruhi alur kinerja yang sudah dibangun.
“Paling tidak ada upaya dari Pemerintah provinsi dan Kabupaten/Kota se-NTT, untuk mempertahankan para tenaga kontrak ini, sampai dengan pelaksanaan pemilu selesai,” pungkas Nonato. (Adpim/KN)



Tinggalkan Balasan