Jakarta, KN – Presiden Joko Widodo sukses menurunkan angka stunting dari 37 persen di 2014 menjadi 21,6 persen pada 2022. Artinya selama delapan tahun Jokowi memimpin, angka stunting berhasil mengerucut mencapai 15,4 persen.

Jokowi mengaku senang dengan sinergi seluruh pihak yang menyebabkan angka stunting di Tanah Air dapat ditekan. Jokowi berkomitmen untuk melanjutkan tren positif ini dengan target pada 2024 mendatang stunting di Indonesia berada di angka 14 persen.

“Saya masuk di 2014 angkanya di 37 persen. Saya kaget tadi disampaikan dokter Budi Sadikin, saya kalau panggil Pak Menkes dokter Budi karena bukan dokter tapi jadi Menkes, sudah disampaikan Pak Menkes di 2022 angkanya sudah turun jadi 21,6 persen. Ini kerja keras kita semuanya,” ujar Jokowi pada pembukaan Rakernas BKKBN yang dikutip dari kanal Youtube BKKBN Official, Kamis 26 Januari 2023.

Demi menekan angka stunting di seluruh daerah, Jokowi menginstruksikan agar BKKBN mendata secara lengkap identitas anak yang mengalami gangguan pertumbuhan akibat kekurangan gizi. Sehingga distribusi bantuan nantinya bakal lebih terarah.