Ia menjelaskan, kegiatan pelatihan diikuti oleh 40 pelatih dan 44 wasit juri dari 19 Kabuaten/Kota diantaranya Alor, Belu, Flotim, Kupang, Kota Kupang, Lembata, Malaka, Manggarai, Manggarai Barat, Manggarai Timur, Nagekeo, Rote Nado, Sikka, Sumba Barat Daya, Sumba Tengah, Sumba Timur, Timor Tengah Utara, dan Timor Tengah Selatan.

Sementara itu, Ketua Umum IPSI NTT dr. Meserasi Ataupah dalam sambutannya yang dibacakan oleh Wakil Ketua I Pengprov IPSI NTT Adrianus Adoe menyampaikan apresiasi kepada panitia dan pelatih IPSI NTT terselengaranya kgiatan tersebut.

“Pelatihan sebagai sarana pembelajaran untuk memberikan mutliefek positif dalam perkembangan dan peningkatan dunia keolahragaan Pencak Silat di NTT,” kata Adrianus Adoe.

Menurutnya, momentum pelatihan ini hendaknya dapat menjadi jembatan bagi IPSI NTT untuk menjalin silahturahmi, saling mengenal, dan menciptakan hubungan yang baik antar pelatih maupun wasit juri.

“Kami berharap pelatihan ini dapat dijadikan sarana untuk melahirkan atlit yang tangguh dan handal dalam meraih prestasi optimal,” ujar Adrianus.