Ketika diajak lebih jauh berdiskusi mengenai model pembayaran yang digunakannya, dia menjelaskan bahwa sejauh ini dia menerima pembayaran secara cash maupun QRIS dan Mobile Banking yang difasilitasi oleh Bank NTT sejak tiga tahun lalu.
“Selama menggunakan mobile banking ini saya sangat terbantu dan mempermudah semua urusan transaksi perbankan,”tegas Bunda Vicky. Pertama dirasanya memang agak sedikit rancu, karena membangun kesadaran warga pembeli untuk menggunakan layanan pembayaran secara digital, belum semua memahaminya.
Namun karena berbagai testimoni yang dia beri, yakni lebih praktis, tanpa pusing memegang uang kembalian, sehingga pembeli pun kini lebih familiar. Apalagi, dia membangun bisnisnya saat angka COVID 19 sedang tinggi. Tentu kontak fisik baik dalam penjualan maupun transaksi sangat dibatasi. Namun dengan pembayaran secara digital inilah, memudahkan dia dalam bertransaksi.
“Tidak perlu terima uang, apalagi harus repot-repot mencari uang kecil untuk kembalian. Dengan M Banking, kita dengan mudahnya memantau transaksi dan saldo rekening selama 1 X 24 jam,”tegas perempuan paruh baya ini sembari menambahkan warga pun terproteksi dari peredaran uang palsu.



Tinggalkan Balasan