Mantan anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem ini mengajak semua Kepala Daerah se-Provinsi NTT untuk bersinergi membangun NTT.

“Saya minta para Bupati untuk fokus betul mendorong pertumbuhan pada sektor pertanian, peternakan, kelautan dan perikanan, serta pariwisata,” ungkap Gubernur.

“Harus ada modernisasi proses seperti tanam jagung cepat, sorgum lebih cepat, biji-bijian juga harus cepat. Jangan duduk mata melotot di kantor. Kita harus terjun ke lapangan,” tegasnya.

Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Nusa Tenggara Timur Catur Arianto Widodo mengatakan, alokasi belanja kementerian dan lembaga serta alokasi TKD di Provinsi NTT mencapai Rp34,65 Triliun.

Dana tersebut terdiri dari Alokasi Belanja Pemerintah Pusat sebesar Rp10,62 Triliun yang mengalami penurunan dibandikan alokasi tahun 2022 sebesar 5,80 persen.

“Selanjutnya transfer ke daerah dan Dana Desa teralokasikan sebesar Rp23,83 Triliun. Alokasi TKD ini meningkat yaitu sebesar 2,6 persen dibandingkan tahun 2022,” kata Catur Widodo.