Sementara Ketua Majelis Klasis Kota Kupang, Pdt. Jeheskial Adam, mengatakan, Gereja menyambut baik diselenggarakan Pelatihan Perencanaan dan Penganggaran Gereja dan Pelatihan Tata Kelola Keuangan Gereja yang telah dilakukan sebelumnya. Kegiatan pelatihan tersebut membekali dan meningkatkan kapasitas tenaga keuangan atau bendahara Gereja sehingga bisa mengelola keuangan Gereja secara lebih baik.

Pdt. Jeheskial Adam mengatakan, mengenai tata kelola keuangan Gereja yang baik dengan memanfaatkan teknologi digital seperti menggunakan komputer dan internet, juga telah diputuskan dalam Sidang Sinode GMIT tahun 2015 di Rote, dan saat Sidang Sinode GMIT di Gereja Paulus Kota Kupang. Sehingga diharapkan, kegiatan pelatihan dapat membekali para bendahara gereja agar mampu mengelola keuangan Gereja secara tepat.

“Setelah kegiatan pelatihan ini, diharapkan nantinya bisa dilanjutkan dengan kegiatan Pelatihan Evaluasi Tata Kelola Keuangan Gereja, supaya pengetahuan yang diperoleh para bendahara Gereja menjadi lengkap, kata Pdt. Jeheskial Adam.