Setelah pelatihan ini, tambah Robert P Fanggidae, perlu ditindaklanjuti dengan pelatihan Analisa Laporan Keuangan pada awal tahun 2023. Sehingga pengetahuan KMJ, tenaga keuangan atau bendahara gereja mengenai tata Kelola keuangan Gereja bisa lengkap.
Rektor UKAW Kupang, Dr. Ayub Urbanus Imanuel Meko, M.Si mengatakan, Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang didirikan oleh dua sinode gereja yakni Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) dan Gereja Kristen Sumba (GKS), Karena itu, pengembangan gereja termasuk tata Kelola keuangan Gereja yang baik, menjadi bagian dari tanggung jawab UKAW Kupang juga.
Hanya saja, kata Dr. Ayub Urbanus Imanuel Meko, karena aturan menghendaki harus ada perjanjian kerjasama, maka untuk kegiatan di luar kampus dilakukan melalui perjanjian kerjasama. Kegiatan diluar kampus juga dapat dilakukan sebagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) sesuai tri darma perguruan tinggi.
UKAW Kupang melalui Fakultas Ekonomi, kata Dr. Ayub Urbanus Imanuel Meko, akan terus memberi perhatian terhadap pengembangan ekonomi jemaat dan tata kelola keuangan Gereja sesuai perjanjian kerjasama (PKS) yang ditandatangani. Karena itu diharapkan, kegiatan pelatihan dapat bermanfaat dalam melengkapi pengetahuan KMJ, bendahara dalam pengelolaan keuangan Gereja.





Tinggalkan Balasan