“Setiap kolam kami sebar 3.000 ekor ikan. Kolam-kolam ini baru kami bangun, dengan harapan memenuhi permintaan ikan di Anakalang dan sekitarnya. Kami punya dua kolam alam, yang baru bisa dipanen saat kemarau, namun dengan tiga kolam besar yang kami bangun, kami harap bisa menjawab kebutuhan ikan air tawar disini,” tegas Pedi sembari menambahkan, selama ini untuk memenuhi kebutuhan ikan, mereka datangkan dari Mamboro bahkan ada yang dari NTB.

“Namun sekarang kami sudah bisa memproduksi ikan sendiri, dan semuanya akan dipakai untuk kebutuhan di sini, yakni kami bekerjasama dengan Posyandu, sehingga untuk pemberian makanan tambahan anak-anak, jadi uangnya tidak keluar melainkan berputar di Anakalang,” jelas dia bangga.

Juri pun diajak ke lokasi berikut yakni sebuah lahan seluas hampir 1 hektar sudah dicangkul, dan sebentar lagi akan ditanami ribuan anakan cabe yang disemai persis di samping puluhan bedeng siap tanam itu.

“Di sinilah akan kami tanami cabe-cabe yang sementara disemai. Kami memilih cabe karena kebutuhan akan pasar sangat tinggi. Selama ini kami pasok dari NTB, tapi dengan cabe yang kami tanam, bisa menjawab kebutuhan masyarakat Anakalang,” jelas Kades Pedi lagi.