Sensitivitas skrining mammografi bergantung pada komposisi dari jaringan payudara. Mamografi bekerja lebih baik pada jaringan lemak daripada jaringan padat payudara. Sensitivitas skrining sekitar 80% pada wanita dengan jaringan payudara yang memiliki tekstur berlemak dan homogen dan sensitivitas skrining turun menjadi 67% pada wanita dengan tekstur jaringan payudara berlemak tetapi heterogen.8
Pada mammografi dilakukan menggunakan mesin yang dirancang hanya untuk melihat jaringan payudara. Mesin ini mengambil sinar-x dengan dosis yang lebih rendah daripada sinar-x yang dilakukan untuk melihat bagian lain tubuh, seperti paru-paru atau tulang. Mesin mammogram memiliki 2 pelat yang dapat mengompres atau meratakan payudara untuk menyebarkan jaringan secara terpisah (Gambar 1). Cara ini dapat memberikan kualitas gambar yang lebih baik dan lebih sedikit dalam penggunaan radiasi.7

Dalam beberapa tahun terakhir, banyak menggunakan tipe mammogram yang lebih baru disebut tomosintesis payudara digital dan umumnya dikenal sebagai mamografi tiga dimensi 3D, Tomosintesis jenis ini telah banyak dipakai. Mammografi 3D membutuhkan banyak radiasi sinar-x namun dapat melihat jaringan payudara dengan lebih jelas dalam bentuk tiga dimensi. Banyak penelitian menunjukkan bahwa mamografi 3D dapat menurunkan kebutuhan untuk pemeriksaan lebih lanjut7.
Ultrasonography
USG biasanya jarang digunakan sebagai skrining rutin untuk kanker payudara. Tetapi dapat berguna untuk melihat beberapa perubahan pada payudara, seperti benjolan (terutama yang dapat dirasakan tetapi tidak terlihat pada mammogram). Ultrasonografi dapat sangat membantu pada wanita dengan jaringan payudara yang padat, yang sulit untuk melihat area abnormal pada mammogram. USG juga dapat digunakan untuk mendapatkan gambaran yang lebih baik pada area yang mencurigakan pada mammogram. USG juga sangat bermanfaat untuk membedakan apakah massa padat atau kistik, yang hampir sama pada gambaran mamografi, tetapi kalsifikasi halus (mikrokalsifikasi) tidak dapat dideteksi dengan USG. USG juga dapat digunakan untuk membantu mengarahkan jarum biopsi ke dalam area payudara sehingga dapat mengambil sel payudara untuk diperiksa. Tindakan ini juga bisa dilakukan pada pembengkakan kelenjar getah bening di bawah lengan.9







Tinggalkan Balasan