“Namun setelah itu Kontraktor ini mengubah keterangannya yang menyebut pertemuan itu dilakukan pada bulan Juni maka dari itu kita cari tahu kegiatan apa saja dari Ibu Bupati pada saat itu,” ungkap Kasat Arviandre Maliki.
Sebelumnya Kapolres Manggarai, AKBP Yoce Marthen menegaskan, Tempat Kejadian Perkara (TKP) pertemuan istri Bupati Manggarai dan penyerahan uang Rp50 juta menjadi fokus utama penyidik Tipidkor Polres Manggarai.
“Sejauh ini hanya sebatas ibu bupati yang disebut dan Adrianus Fridus masih bilang ada keterlibatan ibu bupati, ini coba kita pastikan. Ketemunya di mana dan tempatnya di mana jadi fokus kita untuk penyelidikan selanjutnya,” ujarnya kepada wartawan di Polres Manggarai Senin, 19 September 2022.
Kapolres Yoce mengakui bahwa, pihaknya terus meneliti lagi karena masih ada hasil pemeriksaan yang belum sinkron. Jika memang semuanya sudah lengkap baru ditindaklanjuti lagi. Bila masih ada keterangan yang kurang, dan belum lengkap, sejumlah saksi akan dipanggil kembali.
“Si A bilang ketemu si B bilang tidak ketemu kan belum sinkron. Pemeriksaan saksi-saksi masih kita dalami lagi,” tutup dia. (*)







Tinggalkan Balasan