Sedangkan dari pihak Bank Kalsel hadir Direktur Operasional Ahmad Fatrya Putra, Kadiv Dana & Digital Banking Hambali, Kadiv IT Rudy Fahrurazi, Kabag Digital Banking Putri Maya Sari, Analis bagian pengembangan IT Haris Prasetyo, dan Staf bagian Digital Banking Ubaidillah Alkaff.

Pantauan Koranntt.com audiens dan diskusi dimulai pada pukul 09:00 WITA dan ada beberapa topik yang bersama antara Bank NTT dan Bank Kalsel.

Topik-topik itu antara lain, penerapan Smart Branch (Mesin SBS, Mesin Kios-K, Mesin CRM atau Cash Recycle Machine, Smart Teller System), Smart EDC, Agen Laku Pandai, Digital Agen Bank NTT (Di@ Bisa), pemberdayaan UMKM, hingga Festival Desa Binaan Bank NTT.

Direktur Dana dan Treasury Bank NTT Yohanis Landu Praing, saat membuka kegiatan tersebut menyampaikan, kunjungan dari Bank Kalsel merupakan sebuah kehormatan untuk semua insan Bank NTT.

Menurutnya, Bank NTT terus berinovasi dan bertransformasi dalam sektor pelayanan, karena besarnya tuntutan dari nasabah.

“Pelayanan berbasis digital dikembangkan oleh Bank NTT, karena para nasabah sangat menginginkan pelayanan yang murah, mudah, cepat, nyaman dan handal,” kata Yohanis Landu Praing.