Menurut Salem, Pesparani NTT harus jadi contoh nasional apalagi ini event ini adalah sebuah ekspresi kegembiraan bernuansa keagamaan dan ajak persaudaraan. Maka dari itu siapapun jurinya harus mengedepankan filosofi persaudaraan ini secara benar, adil dan jujur bagi setiap kontestan.
“Kita ingin agar siapapun yang nantinya menjadi juara dalam pagelaran pesparani Tingkat Provinsi NTT itu didapatkan atas penilaian juri yang dilakukan secara benar, sportif dan memang pantas menjadi juara,” ujar mantan Sekda NTT ini.
Dia meminta dewan juri Pesparani 2022 harus bersikap objektif, jujur dan profesional karena memang mereka disumpah sebelum menjadi dewan juri.
“Mari kita yakin bahwa kegiatan tahun ini lebih baik dari sebelumnya. Saya minta dewan juri bersikap objektif, jujur dan professional karena kalian memang akan diambil sumpah sebelum bertugas. Itu artinya dosa juri tak bisa diampuni,” tegas Salem dihadapan Romo Sipri Senda yang adalah juga salah satu juri perlombaan tingkat provinsi dan nasional itu.





Tinggalkan Balasan