Wali Kota yang akrab disapa Jeriko itu mengakui masih banyak warga yang membutuhkan bantuan rumah. Dia meminta maaf kepada masyarakat Kota Kupang karena belum semua masyarakat bisa terbantu oleh program pemerintah ini.
Masyarakat diminta untuk tetap bersabar, karena anggaran Pemkot Kupang sangat terbatas, sehingga bantuan bedah rumah dilaksanakan secara bertahap dengan melihat berbagai prioritas.
Menurutnya program bantuan bedah rumah yang dilaksanakan Pemkot Kupang ini adalah sebuah program yang dipikirkan secara baik bersama Wakil Walikota Kupang, dengan harapan teraksesnya masyarakat yang kurang beruntung terhadap kebutuhan pemukiman yang lebih layak, sehat dan aman.
“Saya yakin bahwa ke depan program bedah rumah ini akan menyentuh masyarakat lebih banyak lagi, prinsipnya jika pemerintah bekerja jujur pasti semua akan bisa terlayani,” pungkasnya.
Marten Bait, Sekretaris RT.17, Kelurahan Manutapen mewakili keluarga Welmince Lanna Gadja menyampaikan atas nama keluarga dan masyarakat Kelurahan Manutapen mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Wali Kota Kupang, Camat Alak dan Lurah Manutapen atas perhatiannya melihat salah satu warganya mendapatkan bantuan bedah rumah oleh Pemkot Kupang. Diakuinya Welmince Lanna Gadja yang ditetapkan sebagai penerima manfaat program bedah rumah adalah pilihan yang tepat sasaran.



Tinggalkan Balasan