Sementara itu, berdasarkan data, kinerja keuangan Bank NTT dan prospek pertumbuhan kinerja bank yang menunjukan adanya peningkatan, meskipun belum berimbang dengan gelombang ketidakpastian situasi global ekonomi dan keuangan yang terus berlanjut. Perkembangan kinerja keuangan Bank NTT sampai dengan semester I Tahun 2022, masih menunjukkan portofolio kinerja keuangan yang positif, dengan beberapa indikator keuangan seperti:
Saat ini, total Asset Bank NTT 30 Juni 2022 tercatat sebesar Rp. 17.41 Triliun atau naik sebesar Rp.1.6 Triliun dari realisasi 31 Desember 2021. Hal ini menunjukkan bahwa pertumbuhan kualitas asset masih terus berkembang dengan baik yang dibuktikan dengan pertumbuhan kredit yang masih baik, dimana sampai dengan bulan Juni 2022 angka kredit tercatat sebesar Rp.11.26 Triliun atau naik sebesar Rp.211.6 Milyar dari posisi bulan Juni 2021.
Di samping itu, pertumbuhan Kredit di atas tidak terlepas dari pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang juga menunjukkan pertumbuhan positif, dimana sampai dengan Juni 2022 DPK tercatat sebesar Rp.14.17 Triliun atau mengalami pertumbuhan sebesar Rp.1.66 Triliun atau 13.32 % dari posisi 31 Desember 2021. Pertumbuhan DPK sampai dengan posisi Juni 2022 masih didominasi Pos Simpanan Berjangka sebesar 44.07 %, diikuti oleh Giro sebesar 30.28% dan tabungan sebesar 25.65%. Kondisi portofolio kredit dapat disimpulkan tetap menunjukkan performa yang baik, hal itu nampak dari rasio LDR sampai dengan bulan Juni 2022 tercatat sebesar 83.86%, artinya pergerakan ekspansi yang dilakukan masih berada dalam porsi seimbang dengan pertumbuhan DPK yang berhasil dihimpun sampai dengan saat ini.





Tinggalkan Balasan