Untuk itu instrumen atau aturan juga perlu mendukung ini di Kota Kupang khususnya karena potensi budaya dan melestarikan adanya cendana yang bernilai tinggi di Kota Kupang. “Karena masyarakat yang diuntungkan nantinya,” ungkap dia.
Terdapat 116 pohon yang ditanam di Taman Jalur Rempah di sekolah tersebut. Bibit ini juga diadakan bekerja sama dengan ahli cendana. Pihaknya juga akan berkomunikasi dengan ahli pertanian untuk membudidayakan rempah-rempah yang juga langka didapatkan saat ini.
“Karena kita harus memulai dan pelan-pelan ini diharapkan dapat menjadi gerakan yang sama di sekolah lainnya,” ungkapnya lagi.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Henderina Laiskodat, usai penanaman cendana yang saat itu juga berkomitmen mengajak sekolah lainnya dalam visi yang sama.
“Ke depannya tentu akan ada sekolah lainnya yang mencontohi ini. Pasti ke depan dinas kami akan ajak semua sekolah. Sebenarnya sekolah-sekolah yang lain telah juga menanam tetapi tidak beragam seperti ini,” sebutnya.





Tinggalkan Balasan