Ia mendorong panitia untuk giat bekerja menyukseseskan pagelaran Pesparani tingkat Provinsi maupun nasional dengan mencari sumber lain yang resmi terutama dukungan dari Umat Katolik Keuskupan Agung Kupang.
“Ini pesta, kegembiran dan jadi momentum bagi umat Katolik untuk menunjukan bakat dibidang suara sekaligus media pembinaan generasi muda. Saya dukung tapi kalian harus bekerja mulai dari panitia untuk bahu membahu membiayai kegiatan ini,” kata Uskup.
Dana tersebut katanya bisa saja berkurang ataupun bisa ditambakan tergantung dari kekuatan kerja panitia sampai hari pegelaran event.
“Saya dukung Rp300 Juta, tapi kalian juga harus kerja. Kalau kalian dapat Rp300 juta saya juga Rp300 juta. Tapi kalau kalian dapat di bawah itu maka saya juga akan turunkan angka ini. Namun apabila kalian dapatkan diatas itu maka saya juga akan tambahkan angka yang sama,” ujar Uskup Turang menyemangati panitia.
Menurut Uskup Turang, karena kegiatan ini juga adalah pesta seluruh umat Katolik se- Indonesia termasuk umat di Kesukupan Agung Kupang, maka Ia juga menghimbau seluruh Pastor Paroki di wilayah Keuskupan Agung Kupang, para pastor, pengurus DPP dan DPS serta umat untuk bahu membahu, berkontribusi memberi dari kekurangan untuk mendukung kegiatan Pesparani ini.
Hadir saat pertemuan tersebut Pengurus LP3KD NTT dan Panitia Pesparani Provinsi antar lain Drs.Hali Lanan Elias, Barthol Badar,SH, John Dekresano, Lodovikus Lena, Romo Dus Bone, Romo John Rusae bersama tim Media Pesprani 2022.
Adapun Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Nasional akan diikuti oleh kontingen dari 34 provinsi di Indonesia. Sementara untuk tingkat provinsi NTT, saat ini sudah ada 20 Kabupaten/Kota yang mendaftarkan diri minus Kabupaten Sumba Timur dan Sumba Barat Daya.
Ada kurang lebih 13 Mata Lomba yang akan dilombakan dalam gelaran Pesparani tahun 2022 baik untuk kategori lomba Paduan Suara, lomba Mazmur Tanggapan dan lomba Tutur Kitab Suci.
Ketua Panitia Pesparani Tingkat Provinsi NTT, Sinus Petrus Manuk mengatakan panitia telah bekerja maksimal untuk menyukseskan ajatan besar ini baik ditingkat provinsi maupun tingkat nasional dengan kota Kupang sebagai Tuan Rumah.







Tinggalkan Balasan