“Dengan mengikuti program ini, para ASN diharapkan akan lebih percaya diri dalam berkomunikasi dengan menggunakan bahasa inggris, sehingga mampu menjadi pembicara dari OPD yang ada di ruang lingkup Pemprov NTT,” paparnya.

Cindy menambahkan, materi training yang akan diberikan dibagi dalam beberapa bentuk, seperti reading, writting, speaking, listening dan sharing sesion. Pelatihan akan diikuti oleh 2 orang perwakilan dari setiap OPD di lingkup Pemprov NTT.

“Lima skills bahasa Inggris ini memang merupakan persyaratan utama yang dibutuhkan, ketika kita ingin melanjutkan sekolah kita ke luar negeri. Jadi para ASN diharapkan bisa terbiasa dengan metode ini,” pungkasnya. (*)