“Jadi hari ini saya mampir untuk menguatkan para ASN, sehingga bisa memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Saya minta selama training jangan menggunakan bahasa Indonesia,” terang Yohana Lilipaly.
Sementara Koordinator English Training Program, Maria Katharina Cindriani Cindy dalam sambutannya menjelaskan, dirinya telah diminta oleh Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat untuk mengkoordinasi program tersebut.
Sumber Daya Manusia (SDM), kata dia, merupakan salah satu faktor yang memegang peranan sangat penting dalam sebuah organisasi.
“Karena SDM ini sebagai perencana, pemikir dan penggerak, yang bertujuan untuk mencapai visi dan misi dari sebuah organisasi,” jelasnya.
Menurut Cindy, berbicara visi dan misi, tentu tidak lupa dengan salah satu visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, yaitu mengembangkan SDM masyarakat Provinsi NTT, khususnya ASN di ruang lingkup Pemprov NTT.
“Salah satu yang ingin dikembangkan adalah untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris bagi para ASN yang ada di lingkup Pemprov NTT,” ungkapnya.
Cindy menjelaskan, tujuan dari kegiatan English Training Program adalah untuk membuka kesempatan bagi para ASN untuk melatih dan meningkatkan kemampuan mereka pada bahasa Inggris.
“Karena itu salah satu syarat utama untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Saya rasa sangat penting bagi para ASN untuk bisa melanjutkan sekolah ke luar negeri,” terangnya.
Dengan pengalaman belajar di luar negeri, para ASN diharapkan mampu membuka peluang kerja sama bilateral yang dapat memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat NTT.
“Tetapi tentu dibutuhkan persiapan yang matang. Tidak saja dari segi financial, namun kemampuan berbahasa asing, khsusnya bahasa Inggris yang harus dipersiapkan secara baik. Sehingga kami berinisiatif menjalankan English Training Program ini,” jelas Cindy.
English Training Program yang dijalankan sangat selaras dengan misi Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, di mana para ASN harus melatih dan mengembangkan kemampuan mereka, khususnya dalam bahasa inggris.







Tinggalkan Balasan