Mahasiswa saat ini, kata dia, bisa berada selama 6 bulan di desa, untuk menguasai beberapa kompetensi. Mulai semester depan, mahasiswa akan melakukan KKN tematik atau praktek di lapangan selama 6 bulan, bukan lagi 2 bulan.

“Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Manggarai, satu kehormatan secara pribadi kami diterima dengan suasana yang penuh kekeluargaan dan penyambutan yang membanggakan,” katanya.

Sebagai Perguruan Tinggi Negeri, Undana Kupang, kata dia, tentunya memiliki tanggung jawab moril di NTT. Jangan sampai hanya sibuk mengembangkan diri sendiri, sementara kebutuhan yang ada di daerah tidak terbantu.

“Ini merupakan tanggung jawab moril kami untuk memberikan kontribusi untuk sama-sama membangun daerah ini ke depan. Melalui lembaga penelitian dan pengabdian,” ujarnya.

“Bagaimana kontribusi Undana dalam kapasitas akademik ilmu pengetahuan yang kami miliki yang kemudian bisa bergayut dengan program-program Pembangunan yang dimiliki Pemkab Manggarai, sekaligus membantu meningkatkan pengembangan khususnya pengembangan wilayah dan masyarakat Manggarai,” tutupnya. (PKP/YH)