“Kedepannya akan masih banyak program yang akan direncanakan terkait Unity in Diversity dan yang akan di highlight adalah beberapa kolaborasi dengan ragam industri termasuk UMKM, dengan mengambil tema beberapa destinasi daerah di Indonesia,” katanya.

Sepanjang tahun, identitas budaya seperti praktisi holistik, keragaman kuliner, permainan tradisional serta keahlian tangan dari setiap daerah dikemas dalam rangkaian pengalaman tamu. Selain dari peragaan busana ini, tamu dari The Apurva Kempinski Bali juga dapat mengenal lebih dekat tentang seni tekstil Nusa Tenggara.

Sebuah pameran yang bertajuk ‘100 Kain Nusa Tenggara’ turut meramaikan lobi hotel ini, dengan koleksi kain yang menunjukan ciri khas dari berbagai daerah di Nusa Tenggara. Kain – kain ini berasal dari berbagai daerah seperti Alor, Timor, Flores, dan berbagai daerah lainnya. Tak hanya memamerkan karya seninya, Asha Smara Darra juga menciptakan balutan yang dipakai secara eksklusif oleh Lady in Red The Apurva Kempinski Bali. Lady in Red merupakan ambassador dari Kempinski Hotels, yang ada di setiap hotel Kempinski di berbagai belahan dunia.