Kegiatan dilanjutkan dengan Halal Bihalal dan shalat isya berjamaah. Usai solat isya diisi oleh Ustad Sirajuddin, B.A di bukit boneana Kupang Barat menyampaikan di setiap perayaan Idul Fitri atau lebaran ada tradisi yang tak pernah terlewatkan, khususnya bagi masyarakat Indonesia, yakni hala bilhalal. Halalbihalal adalah saling bermaafan di hari lebaran.

“Lebih tepatnya halalbihalal adalah kegiatan silaturahmi pada saat lebaran atau Idul Fitri yang diisi dengan saling memaafkan,” paparnya.

Lajut Ustad Sirajuddin, kegiatan silaturahmi ini sudah menjadi tradisi di Indonesia. “Meski berasal dari bahasa Arab, tapi orang Arab sendiri tak tahu arti dan makna halalbihalal. Halalbihalal merupakan kreasi dan ciptaan orang Indonesia. Namun, pada intinya bertujuan untuk menciptakan keharmonisan antar sesama manusia. Jadi walaupun merupakan kata kreasi tersendiri dari orang Indonesia, hakikatnya berasal dari ajaran Al-Qur’an,” jelasnya.

Pantauan media, kegiatan ini berlangsung di puncak Boneana Kupang barat bersama seluruh keluarga ATM sekaligus bermalam dengan mengunakan tenda lapangan 8 tenda yang sudah di sediakan oleh Bapak Saiful Islam,S.E. Turut hadir pada kegiatan ini abah Hasan Sekeluarga dan keluarga Arisan Tanpa naMa. (Humas ATM)