Talkshow ini menghadirkan Kakanwil KemenkumHAM NTT, Merciana Djone, Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi, Direktur Utama Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, serta Kepala SMKN 4 Kupang, Semi Ndolu sebagai narasumber.

Dalam kesempatan yang sama, Dirut Bank NTT menyampaikan, pihaknya juga mendorong pelaku UMKM untuk menggunakan bahan packaging yang ramah lingkungan.

“Di Labuan Bajo untuk beberapa produk yang menggunakan bahan plastik, kita ganti dengan kertas,” kata Dirut Alex Riwu Kaho.

Selain kertas, Bank NTT juga mendorong penggunaan Bambu sebagai bahan packaging untuk Kopi.

Menurut Dirut Alex Riwu Kaho, penggunaan bahan packaging ramah lingkungan bakal menjadi souvenir yang menarik untuk dipajang di setiap Hotel dan Restoran.

Ia menjelaskan, dalam beberapa peraturan seperti Pergub, Permendagri, dan Kepres, pemerintah telah mewajibkan setiap warga negara untuk menggunakan produk lokal atau produk buatan UMKM.

“Namun seringkali, konsistensi terhadap berpikir cerdas, bertindak cerdas dan campaign cerdas tidak harmonis atau tidak sejalan. Komitmen itu menjadi tantangan kita,” tegas Dirut Alex.