“Semoga kehadiran kali ini, apalagi di hari paskah, membawa berkat tersendiri bagi masyarakat Manggarai Timur. Berkat pertama tadi hujan sudah datang. Biasanya pemimpin datang baru hujan, itu luar biasa. Saya punya keyakinan juga kalau di sini. Kalau saya jalan ke mana, kalau hujan, berarti aura saya itu dingin. Hari ini aura pak gubernur juga dingin. Karena itu, kehadiran pak gubernur direstui alam semesta. Alamnya Manggarai Timur. Maka permintaan kami juga mesti direstui alam Nusa Tenggara Timur,” lanjut Bupati Manggarai Timur, yang kembali disambut tepuk tangan dan sorak warga yang meriah.

“Kalau Bali adalah pulau parah dewa, maka surganya ada di Manggarai Timur. Kalau Manggarai Barat ada komodo nya, maka ngopi nya ada di Manggarai Timur,” pungkas Agas Andreas mengakhiri sapaannya.

Untuk diketahui, pada kesempatan itu, juga dilakukan penandatangan akta pinjaman daerah Pemda Kabupaten Manggarai Timur yang ditandatangani Dirut Bank NTT Alex Riwu Kaho bersama Bupati Matim Agas Andreas.

Saat itu, Bupati Matim Agas Andreas juga menerima bantuan dana CSR Bank NTT sebesar Rp 700 juta untuk pembangunan taman Kota Borong, termasuk penyerahan kredit merdeka kepada masyarakat dari Bank NTT Borong. (*/KN)