“Di koor ada suara sopran, alto, tenor dan bas. Tetapi ada dirigen. Karena itu, kita sebagai anggota koor harus dengar dan ikut dirigen. Kalau kita pahami seperti itu maka kita bisa tampilkan performa dengan baik,” tegas mantan Sekretaris Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi NTT.

“Karena itu, mari kita sama-sama lihat dan evaluasi. Apa pun yang diminta untuk mencapai penilaian perangkat daerah yang baik harus kita penuhi, tidak ada kompromi. Terkait indikator reformasi birokrasi dan inovasi perangkat daerah. Kita harus penuhi. Mari kita bagi sama rata ke tiap-tiap bidang dan secretariat,” pintanya.

Sambil mengutip nats yang tertulis dalam Surat Paulus kepada Jemaat di Kolose, 3:23, Ambros mengatakan, ”Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. Nah, kalau kita pakai dan pahami ayat ini, maka saya kira kita semua pasti aman.”

“Saya hanya menyampaikan motivasi saja. Saya yakin dengan motivasi ini orang bisa bekerja dengan baik,” tambahnya.