Tapi menurutnya, di era yang sekarang ini oran mau nonton yang lebih jernih, bersih.
“Mengapa? TV mendekatkan apa yang jauh dan apa yang terjadi diluar sana kita disini kita tau. Tapi kalau apa yang terjadi disana lalu kita nonton bintik ya untuk apa maka saya ucapkan terima kasih kepada pemerintah indonesia melalui Kemkominfo telah mencanangkan dari TV analog ke TV digital,” jelas Patrisius dalam pemaparan materinya.
Dikatakannya, TV analog itu seperti yang kita nonton saat ini, sebab di Ngada ada juga TV digital tetapi peralatan itu yang kita belum punya.
“Kita orang Ngada dengan kemampuan ekonomi kita yang terbatas. Pemerintah mencanangkan TV digital itu adalah satu frekuensi itu untuk beberapa chanel TV, jadi tinggal kita geser saja tapi frekuensinya tetap dan tidak berubah, itu keuntungannya,”
Ole karena itu menurutnya, sebaga keterwakilan dari Pemkab Ngada melalui dinas kominfo Ngada, akan siap membantu masyarakat Kabupaten Ngada untuk melayani semua pertanyaan maupun datang ke kantor tentang bagaimana informasi tentang seputaran TV analog ke TV digital,







Tinggalkan Balasan