“Kita harapkan nantinya produksi per hektarnya bisa kita lihat, petani mendapatkan keuntungan berapa dan setelah itu kita perluas,” ucap Jokowi.
Sementara itu, Mentan Syahrul mengatakan Presiden Jokowi mengapresiasi pengembangan kawasan food estate Kabupaten Belu.
Dengan mengintegrasikan laju pertanian dari hulu hingga hilir, food estate Belu diharapkan mampu meningkatkan ketahanan pangan, gizi serta kesejahteraan petani.
“Presiden Jokowi sangat ingin kehidupan masyarakat NTT mengalami peningkatan perekonomian, rakyat makin sejahtera. Salah satunya melalui bidang pertanian. Inilah harapan hadirnya pengembangan food estate ini,” tutupnya.
Adapun Jagung jenis hibrida R7 merupakan produksi anak bangsa yaitu PT Restu Agroropro Jayamas pimpinan Dedy Supriadi.
Jagung jenis R7 ini sudah terbukti di mana-mana baik dalam negeri maupun di luar negeri dan memiliki keunggulan produksi yang bisa mencapai 15 ton/Ha.
Dalam waktu dekat, pabrik Jagung Hibrida jenis R7 bakal dibagun di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, guna memenuhi stok permintaan dari masyarakat. (*)



Tinggalkan Balasan