“Kerja sama ini akan berkontribusi pada upaya kami untuk mencapai target pembangunan sekaligus menjangkau masyarakat untuk meningkatkan penghidupan mereka dan ketahanan pangan melalui pengelolaan bentang lahan yang lebih baik, praktik pertanian cerdas iklim, dan penguatan akses ke pasar,” ujarnya.

“Saya mengajak semua dinas terkait untuk ikut aktif mendukung kolaborasi ini dengan menjadi bagian dari proses kegiatannya karena tujuan baik dari kerja sama ini adalah untuk masyarkat dan lingkungan hidup kita,” imbuhnya.

Kepala Bagian Perubahan IklinvLingkungan Hidup GAC, Gayle Barnett mengatakan, LandX£Lives adalah proyek unggulan pemerintah Kanada untuk perubahan iklim.

Menurut Barnett, kerja sama dengan pemerintah Indonesia merupakan bentuk komitmen internasional Kanada untuk pembiayaan aksi perubahan iklim oleh negara-negara berkembang, guna mendukung tercapainya pembangunan berkelanjutan, masyarakat dengan penghidupan tahan iklim dan kesetaraan gender dalam pengelolaan bentang lahan.

“Di bawah kebijakan Feminist Intemational Assistance Policy, kami percaya jika upaya perubahan iklim akan lebih efektif ketika perempuan dan anak-anak perempuan memiliki peran aktif dalam merancang, mengembangkan dan menerapkan respons perubahan iklim dan lingkungan,” jelas Barnett dalam sambutannya secara daring.

“Proyek ini dirancang untuk meningkatkan kesetaraan gender serta memberdayakan perempuan, termasuk perempuan petani dan para perempuan kepala keluarga,” jelasnya menambahkan.

Andree Ekadinata, yang mewakili Direktur ICRAF Indonesia Dr Sonya Dewi, mengatakan, Land4Lives sangat sejalan dengan visi dan misi organisasi World Agroforestry (ICRAF) Indonesia.

Ia menjaskan, program itu merupakan akses yang setara untuk semua orang dalam memperoleh kehidupan yang layak melalui lansekap yang sehat, produktif, dan lestari.

“Kami merasa terhormat mendapat kepercayaan untuk melaksanakan proyek ini, karena ini menunjukkan dukungan penuh kami untuk upaya pemerintah dalam memperkuat penghidupan masyarakat dan menjaga lingkungan hidup,” pungkasnya.