Oleh karena itu, pihaknya memandang perlu untuk mencoba melakukan berbagai macam cara, agar Kopi bisa meningkatkan kesejahteraan para petani. Salah satu cara yang ditempuh adalah kopi harus dibuat menjadi lebih berkualitas.
“Di hulunya itu saya senang sekali melaporkan bahwa kami bahwa di NTT kami kerjasama dengan Keuskupan untuk 3 Manggarai. Manggarai Timur, Manggarai, dan Manggarai Barat. Di Manggarai Timur sudah ada ada desa agrowisata secara khusus bergerak di sektor Kopi,” jelas Julie Laiskodat.
Menurut politisi Partai NasDem ini, di Manggarai tengah, atau Kabupaten Manggarai, mesti dilakukan sebuah terobosan baru karena wilayah itu punya banyak petani Kopi.
“Karena banyak petani Kopi. Kita mencoba membuat agar petani Kopinya itu tidak hanya mengolah Kopi tetapi mereka bisa memiliki Cafe sendiri. Mengingat program Pak Gubernur itu ada ada di sektor pariwisata. Jadi sangat tidak mungkin kalau misalnya orang dari luar NTT datang di NTT khususnya di Manggarai tetapi disuguhkan Kopi Kapal Api bukan Kopi khas Manggarai. Sehingga orang Manggarai, mereka harus mempunyai Cafe sendiri,” ucapnya.







Tinggalkan Balasan