Terpisah, Kepala Sekolah SMK Bintang Timur Benediktus Janga Varman mengatakan, vaksinasi ini memang menjadi salah satu fokus Pemerintah.

Ia menjelaskan, proses vaksinasi kepada siswa tentunya akan menjadi salah satu persyaratan pelajar untuk mengikuti pembelajaran tatap muka.

“Hari ini kami ikut di SDI Inpres Wae Rii, karena sebenarnya waktu vaksinasi untuk kami bulan Maret,” kata Beny.

Ia menjelaskan, waktu penerimaan vaksin dipercepat, karena pelajar SMP dan SMA/SMK Bintang Timur  sebentar lagi akan turun praktek.

“Sehingga kemarin kita berkordinasi dengan Puskesmas kota untuk bisa vaksin lebih awal,” jelasnya.

Lebih lanjut Beny mengatakan, dengan adanya vaksinasi Covid-19 ini, para siswa diharapkan lebih siap dalam menghadapi Pembelajaran Tatap Muka apabila sudah bisa mulai dilaksanakan.

Ia merincikan, siswa-siswi dari Yayasan Bintang Timur yang mengikuti vaksinasi, SMP berjumlah 21 orang, SMA berjumlah 26 orang, sedangkan untuk SMK berjumlah 34 orang.

Beny pun berharap dengan adanya vaksinasi door to door, setidaknya seluruh siswa di sekolahnya itu dapat terhindar dari Covid-19. (*)