“Sangat mendukung program Smart City Wali Kota, karena program ini lebih kepada masyarakat untuk mendapatkan informasi dengan baik. Sehingga akses informasi lewat internet serta Infrastruktur digital kita berikan kepada seluruh masyarakat,” jelas pria yang akrab disapa Andre Ota ini.
Menurutnya, perluasan jaringan dan penambahan titik internet gratis akan dilakukan, tetapi juga harus disesuaikan dengan revenue atau pendapatan dari perusahaan.
“Satu titik Rp450.000. Kalau dikalikan 20 titik saja, paling tidak sudah Rp9.000.000 per bulan. Apabila lebih banyak, tentunya akan meningkat. Sehingga perluasan jaringan dan penambahan titik tergantung pendapatan perusahaan,” ungkap Kadis Andre.

Internet Gratis untuk Pedagang Pasar Tradisional dan Kaum Milenial



Tinggalkan Balasan