Menurutnya, pada musim tanam Oktober-Maret 2022, ada lahan seluas 60.000 hekatar lebih yang akan ditanami jagung, palawija dan untuk tanaman-tanaman holtikultura.
“Kedua, kita akan pacu pertumbuhan di bidang peternakan. Kita juga pacu di bidang ekonomi yaitu di bidang kelautan dan perikanan dan bidang pariwisata,” ujar Bupati Kupang.
Khusus di bidang pariwisata, pemerintah Kabupaten Kupang sedang membangun beberapa obyek pariwisata yang diharapkan akan bisa beroperasi optimal pada tahun 2022.
Dalam 2 tahun terakhir, pemerintah Kabupaten Kupang sedang mengembangkan beberapa destinasi wisata diantaranya Fatubraun, Pantai Teres, Otan di Pulau Semau, Fatuleu, dan destinasi wisata Obsevatorium Amfoang.
“Selain sektor pariwisata, kita juga akan mengembangkan sektor peternakan yakni Unggas, Babi, dan Sapi di Kabupaten Kupang. Setiap tahun, kita mengeluarkan ternak untuk kebutuhan konsumsi daging di Kalimantan, Surabaya, dan Jakarta, kuang lebih 20 ribu ekor per tahun, dan itu selalu kurang. Kita akan upayakan untuk kembangkan lagi agar tonase permintaannya dinaikan di masa-masa yang akan datang,” jelas Bupati Masneno.



Tinggalkan Balasan