Komposisi dengan pemeriksaan secara daring menurutnya dilakukan karena menyesuaikan dengan situasi ditengah pandemi covid 19 saat ini yang mengalami perubahan era digital dengan memanfaatkan teknologi komunikasi digital.

Kepala BPK Perwakilan NTT minta bantuan pemda kabupaten/kota agar pemeriksaan bisa berjalan dengan lancar.

Dia berharap predikat yang sudah diperoleh tahun lalu tetap bisa dipertahankan.

“Harap catatan dari kami bisa segera ditindaklanjuti dan diperbaiki, jangan sampai ada hal baru yang akan mempengaruhi penilaian. Sehingga opini WTP dapat dipertahankan,” pungkasnya.

Entry meeting pemeriksaan interim atas LKPD TA 2021 yang berlangsung secara daring itu dihadiri pula oleh Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH, Sekretaris Daerah Kota Kupang, Fahrensy P. Funay, SE, M.Si bersama para Asisten Sekda dan pimpinan perangkat daerah lingkup Pemkot Kupang. Turut hadir pula para Kepala Daerah, Pimpinan DPRD dan Sekda dari 17 kabupaten lainnya di NTT. (PKP_ans)